Lifestyle

5 Fakta Pangeran Hisahito Pewaris Takhta Kekaisaran Jepun yang dimaksud Baru Masuki Usia 18 Tahun

TOKYO Pangeran Hisahito , pewaris takhta Kekaisaran Jepang, baru sekadar memasuki usia yang ke-18, menandai fase baru pada kehidupannya sebagai anggota keluarga kerajaan. Sebagai satu-satunya penerus laki-laki di area generasi muda Keluarga Kekaisaran, Hisahito menarik perhatian publik.

Pasalnya, Pangeran Hisahito menjadi pria dewasa pertama di area Keluarga Kekaisaran Negeri Matahari Terbit pasca hampir empat dekade. Sedangkan ayahnya, Putra Mahkota Akishino adalah pria dewasa terakhir di keluarga tersebut.

Hisahito merupakan anggota kerajaan termuda dari seluruh Keluarga Kekaisaran Jepun yang digunakan jumlahnya terdiri dari 17 orang, yang mana mana belaka ada empat orang laki-laki. Ia akan menjadi penerus takhta kedua setelahnya ayahnya lantaran anak dari Kaisar Jepun pada waktu ini, Kaisar Naruhito individu perempuan, yakni Putri Aiko.

Sesuai dengan hukum dalam Jepang, perempuan tidak ada bisa jadi naik takhta. Berikut lima fakta menarik tentang Pangeran Hisahito dilansir dari Ap News, Selasa (10/9/2024).

5 Fakta Pangeran Hisahito Pewaris Takhta Kekaisaran Negeri Matahari Terbit yang mana Baru Masuki Usia 18 Tahun

1. Ulang Tahun 6 September

5 Fakta Pangeran Hisahito Pewaris Takhta Kekaisaran Jepun yang dimaksud Baru Masuki Usia 18 Tahun

Foto/The Japan News

Alasan popularitas Pangeran Hisahito kembali meroket adalah fakta bahwa ketika ini ia telah menginjak usia dewasa. Hisahito baru sekadar ulang tahun yang tersebut ke-18 pada 6 September 2024.

Ia juga menjadi anggota kekaisaran pertama yang dewasa dalam bawah hukum perdata Negeri Sakura yang digunakan telah dilakukan direvisi. Di mana sebelumnya usia dewasa warga negara Negeri Matahari Terbit adalah 20 tahun, maka di dalam bawah kebijakan ini adalah 18 tahun.

2. Anak Laki-laki Pertama di dalam Kekaisaran Negeri Matahari Terbit pasca 41 Tahun

5 Fakta Pangeran Hisahito Pewaris Takhta Kekaisaran Jepun yang dimaksud Baru Masuki Usia 18 Tahun

Foto/New York Post

Related Articles

Back to top button