Charles Conwell Perpanjang Rekor 20-0: Aku Juara Global Berikutnya

Charles Conwell menang KO untuk melanjutkan rekor petinju tak terkalahkan 20-0 untuk membuka potensi jalur perebutan penghargaan kelas welter super. Charles Conwell mencuri perhatian umum tinju dunia pada waktu menaklukkan Khiary Graydi Mandalay Bay Resort and Casino.
Conwell menggunakan kesempatan yang disebutkan untuk mencetak sebuah KO pada ronde kedua, mendaratkan sebuah serangan ke arah tubuh yang dimaksud menjatuhkan Khiary Gray selama 10 hitungan. Kejayaan itu menghasilkan Charles Conwell merasa pantas disejajarkan dengan Vergil Ortiz Jr. lalu Serhii Bohachuk.
“Saya yakin saya adalah juara dunia berikutnya di divisi ini. Saya kira saya adalah beliau di divisi ini,” kata Conwell di konferensi pers setelahnya laga dalam Mandalay Bay Resort and Casino.
“Bagi saya untuk membuktikan hal itu, apabila saya harus menghadapi mereka, Vergil, Bohachuk, siapa pun itu, penantang lainnya, saya bersedia melakukannya. Saya telah terjadi meninjau laga di malam hari ini serta saya mengamati sebuah peringkat juara dunia pada tangan saya. Saya kira mereka adalah petarung-petarung yang mana bagus, namun saya rasa saya berada satu tingkat di area berhadapan dengan mereka,”cerocosnya.
Penampilan Conwell disambut gembira promotor tinju Oscar De La Hoya yang mana menyampaikan petinjunya berprospek bagus pada kelas welter super. “Charles Conwell luar biasa,” kata promotor Oscar De La Hoya dari Golden Boy Promotions pasca pertandingan. “Ia pada masa kini siap untuk meraih peringkat juara dunia, juga kami akan mengejarnya.”
Tinju kelas welter super 69,8 kilogram pernah menjadi milik Jermell Charlo, yang digunakan merupakan juara tak terbantahkan. Namun sejak pada waktu itu ia telah terjadi mengosongkan atau dilucuti dari keempat peringkat juara dunianya.
Ini sudah membuka pintu bagi banyak nama seperti Bohachuk, Terence Crawford (yang pada masa kini memegang peringkat juara dunia WBA), Sebastian Fundora (WBC dan juga WBO), Israil Madrimov, Bakhram Murtazaliev (IBF), Ortiz, kemudian Tim Tszyu. Mungkin Charlo, yang mana terakhir kali terlihat naik dua kelas untuk menantang Saul “Canelo” Alvarez pada tahun 2023, dapat kembali ke kelas 69,8 kg.






