VW tunda peluncuran EV generasi berikutnya lantaran permasalahan software

Ibukota (ANTARA) – Volkswagen alias VW tampaknya mengalami kesulitan mengembangkan perangkat lunak (software) arsitektur SSP (Scalable System Platform) yang dimaksud memaksa perusahaan untuk menunda peluncuran beberapa model baru, di antaranya penerus SUV ID.4.
Laman Carscoops, Awal Minggu (15/7) melaporkan, arsitektur SSP diharapkan dapat menggantikan Modular Electric Drive (MEB), media khusus EV yang digunakan pada waktu ini digunakan beberapa model dari merek-merek ke bawah grup VW, satu di antaranya Audi, Cupra, Skoda, Volkswagen, serta Volkswagen Commercial.
Target awalnya adalah untuk membawanya ke pangsa pada tahun 2025, tetapi tampaknya tak akan terjadi. pimpinan Volkswagen Thomas Schafer telah lama mengisyaratkan bahwa model berbasis SSP pertama dapat berubah menjadi penerus Golf listrik, yang akan hadir pada tahun 2028.
Baca juga: Mobil ke-28 jt meluncur dari lini produksi FAW-Volkswagen
Perangkat lunak untuk arsitektur khusus EV sedang dikembangkan oleh Cariad dari VW Group. Korporasi ingin wadah baru ini membantu waktu pengisian daya yang sangat cepat (sekitar 12 menit), kemudian kompatibel dengan pengemudian otonom Level 4.
Sayangnya, hambatan pengembangan SSP menimbulkan rencana tiada akan siap tepat waktu, yang tersebut pasti memengaruhi jadwal pengembangan produk.
Menurut laporan media Jerman, Manager Magazin, yang mana juga telah dilakukan dikonfirmasi oleh sumber penduduk di terhadap Handelsblatt, peluncuran penerus VW ID.4 telah dilakukan ditunda selama 15 bulan, lalu sekarang akan tiba paling cepat tahun 2029.
Baca juga: SUV all-electric Volkswagen ID.UNYX segera diluncurkan
ID.4 diperkenalkan pada tahun 2020, yang tersebut berarti akan berusia sembilan tahun sewaktu saatnya tiba untuk penggantinya. SUV listrik sepenuhnya lainnya dari VW, yang dimaksud diberi kode nama T-Sport, juga dilaporkan akan tiba lebih besar lambat dari yang diharapkan, yaitu pada tahun 2031.
Tidak ada informasi tentang merek lain di VW Group, tetapi turunan dari SSP juga diharapkan akan digunakan pada model masa depan oleh Audi, Porsche, Skoda, dan juga kendaraan komersial VW, lalu diprediksi akan lebih lanjut banyak peluncuran mungkin saja harus turut ditunda.
Alasan lain untuk menunda debut model berbasis SSP adalah untuk memungkinkan pembangunan ekonomi arsitektur MEB membuahkan hasil.
Baca juga: SAIC dan juga Volkswagen teken perjanjian kerja identik teknologi energi baru
Platform yang digunakan pada waktu ini menopang seluruh keluarga ID, akan menerima pembaruan (MEB+) pada tahun 2026, sehingga akan bertahan lebih tinggi lama.
Model berbasis MEB dalam masa depan pada antaranya hatchback ID.2 yang mana sangat dinanti-nantikan pasar, lalu akan hadir pada tahun 2026, di antaranya EV entry-level ID.1.
Baca juga: Rivian dan juga VW kerja serupa ciptakan teknologi kendaraan canggih
Tahun lalu, VW membatalkan rencana konstruksi pabrik mobil listrik di dekat Wolfsburg, yang tersebut akan membutuhkan penanaman modal sebesar 2,12 miliar dolar Amerika Serikat atau sekitar Rp36,4 triliun.
Sebagai gantinya, produsen mobil ini akan memperbarui pabrik Wolfsburg kemudian Zwickau yang sudah ada ada, untuk mengakomodasi produksi model berbasis SSP.
Baca juga: Volkswagen Golf R 2025 diresmikan untuk bursa Eropa
Artikel ini disadur dari VW tunda peluncuran EV generasi berikutnya karena masalah software





