Olimpiade Paris 2024 Berakhir, Rizki Juniansyah Jadi Pembawa Merah Putih di dalam Closing Ceremony

PARIS – Olimpiade Paris 2024 resmi berakhir. Hal itu ditandai dengan digelarnya upacara penutupan atau closing ceremony yang digunakan berlangsung di tempat Stade de France, Paris, Prancis pada Awal Minggu 12 Agustus 2024 dini hari WIB.
Pada upacara penutupan tersebut, salah satu atlet kebanggaan Indonesia sekaligus peraih medali emas Olimpiade Paris 2024 tampil sebagai pembawa bendera Merah Putih. Dia adalah Rizki Juniansyah yang dimaksud mempersembahkan medali emas dari cabang olahraga angkat besi nomor 73 kg putra.
Rizki hadir sebagai pembawa bendera Merah Putih untuk mewakili seluruh atlet Indonesia pada closing ceremony Olimpiade Paris 2024. Ia mengenakan jaket seragam regu Indonesia sejenis seperti yang tersebut ia kenakan ketika meraih medali emas Olimpiade Paris 2024.
Upacara penutupan dibuka dengan penampilan perenang kebanggaan tuan rumah sekaligus peraih empat medali emas Olimpiade Paris 2024 yakni Leon Marchand. Ia berada di area Jardin des Tuileries, tempat api kaldron utama Olimpiade Paris 2024 berada yang dimaksud berbentuk balon udara.
Menariknya pada momen ini, api kaldron utama pun segera dimatikan di area awal acara closing ceremony. Namun, Leon mengakibatkan api kecil yang digunakan diambil dari kaldron utama untuk dibawa ke Stade de France, tempat closing ceremony berlangsung.
Kembali ke Stade de France, parade atlet pun dimulai. Berbeda dari upacara pembukaan, kali ini parade atlet diawali dengan parade bendera dari berbagai negara yang mana dibawa oleh perwakilan atlet. Indonesia pun diwakili oleh Rizki yang dimaksud menghadirkan bendera Merah Putih dengan wajah semringah.
Setelah itu, seluruh atlet dari berbagai negara yang digunakan masih ada di dalam Paris masuk ke Stade de France. Mereka pun masuk secara berbarengan serta tak berurutan berdasarkan alfabet nama negara. Semua atlet tampak bahagia serta begitu menikmati dalam hari terakhir kompetisi Olimpiade Paris 2024.
Acara pun berlanjut ke penghargaan medali untuk cabor atletik nomor marathon putri yang digunakan diselenggarakan di dalam closing ceremony ini. Momen ini menjadi membanggakan bagi sang peraih medali emas, Sifan Hassan dari Belanda, sebab mengibarkan bendera sekaligus mengumandangkan lagu kebangsaan di tempat closing ceremony.
Usai itu, panggung utama yang tersebut ada di area berada dalam Stade de France menjadi sorotan. Panggung yang tersebut berbentuk seperti peta benua dunia itu menampilkan permainan lighting, musik hingga tarian akrobatik bertemakan Olimpiade yang dimaksud berawal dari Yunani. Setelah itu ada hiburan musik, dalam mana penampil utamanya adalah band dengan syarat Prancis, Air and Phoenix.





