Anggaran Proyek Prabowo Makan Bergizi Gratis Ditetapkan Rupiah 71 Triliun, Ini adalah Kata Sri Mulyani kemudian Para Ekonom
Jakarta – Pemerintah telah terjadi menetapkan bahwa anggaran yang tersebut akan digelontorkan untuk merealisasikan kegiatan makan bergizi gratis yang digunakan sebelumnya disebut makan siang gratis Pemerintahan Prabowo-Gibran mendatang mencapai Mata Uang Rupiah 71 triliun. Angka yang digunakan fantastis ini pun menuai tanggapan dari para ekonom.
Belum lama ini, Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), Esther Sri Astuti menyatakan bahwa dirinya lebih besar memilih acara makan bergizi gratis ketimbang perkembangan Ibu Pusat Kota Negara (IKN) Nusantara yang tersebut menurutnya akan membebani APBN.
Esther menuturkan, meskipun inisiatif lain seperti makan bergizi gratis juga memberatkan, namun dinilai lebih banyak baik. “Kalau diminta memilih Makan siang gratis atau IKN, saya pilih Makan siang gratis,” kata beliau ketika dihubungi pada Rabu, 10 Juli 2024.
Lebih lanjut, ia menerangkan bahwa setidaknya inisiatif usulan Presiden Terpilih, Prabowo Subianto itu bisa jadi menyokong konsumsi masyarakat. Dari pergerakan konsumsi tersebut, ia menganggap nantinya bisa jadi memacu peningkatan nilai produk-produk domestik bruto (PDB) atau perkembangan ekonomi.
Di sisi lain, Ekonom dari Center of Economic and Law Studies (Celios) Nailul Huda mengutarakan bahwa APBN masih mampu membiayai acara Makan Siang Bergizi Gratis untuk tahun pertama yang digunakan sudah ada ditetapkan.
Berdasarkan artikel yang dimaksud diterbitkan Koran Tempo pada Rabu, 26 Juni 2024, Huda menjelaskan anggaran makan acara makan bergizi gratis yang digunakan sudah ada ditetapkan Simbol Rupiah 71 triliun itu meliputi 1,83-1,91 persen dari APBN.
Lebih lanjut, Huda memaparkan bahwa dana yang dimaksud pun belaka 16% dari keinginan untuk pelaksanaan acara makan siang bergizi gratis yang digunakan ditujukan untuk siswa, santri, serta ibu hamil yang dimaksud diprediksi mencapai Rupiah 450 triliun.
Selain itu, ia memprediksi kemampuan APBN untuk merealisasikan kegiatan ini hingga 2029 maksimal semata-mata 50 persen. Angka yang dimaksud disebut bahkan telah memperhitungkan batas defisit fiskal terhadap Layanan Domestik Bruto (PDB) sebesar 3 persen. Pasalnya, jikalau dipaksakan realisasi 100 persen dari target, maka defisit APBN akan mencapai lebih tinggi dari 3 persen.
Meskipun hanya sekali 1,83-1,91 persen dari APBN, Nailul menegaskan porsi belanja makan bergizi gratis akan memunculkan realokasi anggaran kementerian serta lembaga lain. Jika pemerintahan mendatang kekal bersikeras merealisasikan hingga 100 persen, maka, kata dia, perlu ada realokasi alternatif anggaran, salah satunya dengan cara menghentikan proyek strategis nasional (PSN) yang tersebut terancam gagal diantaranya pembangunan IKN yang mana jikalau dihentikan tak akan berdampak negatif ke rakyat luas.
Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan anggaran inisiatif makan bergizi gratis yang diusulkan presiden terpilih, Prabowo Subianto, telah dilakukan ditetapkan sebesar Rupiah 71 triliun pada 2025. Untuk sementara, anggaran yang disebutkan masuk pos cadangan yang akan dikelola oleh bendahara umum negara (BUN).
Namun mantan Direktur Pelaksana Bank Global itu belum menjamin badan dan juga Kementerian yang digunakan ditunjuk untuk mengurus anggaran tersebut. “Eksekusi alokasi anggaran nantinya akan ditetapkan oleh Prabowo serta timnya,” kata beliau pada konfrensi pers RAPBN 2025 dalam Kantor Direktorat Jenderal Pajak, Jakarta, Awal Minggu 24 Juni 2024.
Adapun kegiatan prioritas pemerintahan mendatang yang dimaksud belum ditetapkan pengelolanya lantaran masih pada tahapan sinkronisasi penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) APBN 2025 lalu penyesuaian nota keuangan APBN tahun ini. Sementara itu, Penyusunan RUU akan selesai pada pertengahan Agustus dan juga akan diberitahukan secara resmi oleh Presiden Joko Widodo atau Jokowi pada 16 Agustus 2024.
NI MADE SUKMASARI | RIANI SANUSI PUTRI | ILONA ESTHERINA
Artikel ini disadur dari Anggaran Program Prabowo Makan Bergizi Gratis Ditetapkan Rp 71 Triliun, Ini Kata Sri Mulyani dan Para Ekonom






