Pagelaran Sabang Merauke The Indonesian Broadway Sisipkan Pesan Khusus untuk Generasi Muda

JAKARTA – Pagelaran Sabang Merauke The Indonesian Broadway bertajuk “Pahlawan Nasional” yang melibatkan penari muda dari seluruh Indonesia sudah pernah sukses diselenggarakan di area Ibukota pada Jumat, 16 Agustus 2024. Pagelaran ini mengangkat berbagai nilai budaya Indonesia, Sabang hingga Merauke.
Hal itu diadakan untuk meminta masyarakat, teristimewa generasi muda, untuk merasakan kembali semangat persatuan kemudian kesatuan. Tak belaka itu, dengan adanya pagelaran ini diharapkan menjadi penggerak munculnya kegiatan budaya pada setiap area di dalam Indonesia.
Pagelaran Sabang Merauke sendiri pertama kali diselenggarakan pada 2022, kemudian berlanjut dalam 2023 dan juga tahun ini. Secara total, pagelaran ini telah terjadi sukses mengadakan pementasan sebanyak 4 kali.
Tahun ini pagelaran mengambil tema Pahlawan Nasional. Selain itu, menurut Rusmedie Agus selaku sutradara, alasan pagelaran mengambil tema yang disebutkan yakni untuk mengingatkan persaudaran, tradisi, serta para pahlawan Indonesia dari Sabang sampai Merauke.
Rusmedie Agus mengatakan, hal utama yang digunakan membedakan antara pagelaran tahun ini dengan tahun lalu, yakni mengutamakan kuantitas penari yang tersebut bergabung.
Sementara itu, Direktur juga Konduktur Ibukota Indonesia Concert Orchestra (JCO) Avip Priatna mengungkapkan sejarah lagu nasional seperti Indonesia Raya kemudian Hari Kemerdekaan. Lagu Indonesia Raya yang digunakan diciptakan oleh Wage Rudolf Supratman, dibuat dengan penuh semangat juang. Tak belaka itu, lagu Hari Merdeka karya Husein Mutahar juga miliki tujuan untuk menghadirkan seluruh rakyat bersama-sama memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.
Karena itu, Aviv Priatna menekankan terhadap seluruh masyarakat, tiada cuma menyanyikan, tapi saling menjaga lalu melestarikan kebudayaan Indonesia dalam berada dalam gempuran budaya-budaya asing yang datang ke Indonesia. Ajakan ini secara khusus ditujukan untuk generasi Z. MG/Bramcov Stivens Situmeang






