Galaxy Buds On Masuk Pasar AS dengan Desain Terbuka untuk Aktivitas Harian

Samsung memperluas lini perangkat audio nirkabel melalui kehadiran Galaxy Buds On di pasar Amerika Serikat. Diumumkan pada 28 Oktober 2026, earbud berdesain terbuka ini menawarkan pengalaman mendengarkan musik tanpa sepenuhnya menutup saluran telinga. Pendekatan tersebut memungkinkan pengguna tetap memperhatikan lingkungan sekitar ketika bekerja, berjalan santai, atau berolahraga. Galaxy Buds On juga dilengkapi teknologi TwinBoost Speaker, sistem panggilan cerdas, dukungan Gemini Live, serta baterai yang diklaim mampu bertahan hingga 38 jam bersama kotak pengisian. Dengan harga 229 dolar AS, perangkat ini dijadwalkan mulai tersedia di Amerika Serikat pada awal November 2026.
Galaxy Buds On Memperluas Pilihan Earbud Nirkabel Samsung
Produsen perangkat elektronik asal Korea Selatan menghadirkan Galaxy Buds On sebagai earbud nirkabel dengan desain terbuka. Tidak seperti perangkat audio yang masuk ke saluran telinga, Galaxy Buds On menggunakan rancangan penjepit telinga. Pendekatan tersebut bertujuan meningkatkan kenyamanan. Dengan rancangan tersebut, seseorang mampu mendengarkan audio tanpa sepenuhnya terisolasi dari lingkungan. Kemampuan tersebut menjadi relevan bagi pengguna aktif. Meski demikian, pengguna tetap harus memperhatikan situasi sekitar.
Peluncuran earbud terbaru Samsung memberikan alternatif terhadap earbud Samsung lainnya. Produsen menghadirkan Galaxy Buds On sebagai pilihan untuk situasi yang membutuhkan kesadaran lingkungan. Sebagai perbandingan, model in-ear seperti Galaxy Buds4 Pro lebih sesuai untuk kebutuhan isolasi suara. Karakter penggunaan yang berlainan mempermudah pemilihan earbud sesuai kebiasaan. Untuk menggambarkan manfaatnya, pengguna yang berjalan di area publik mungkin memilih perangkat yang tidak menutup pendengaran sepenuhnya. Pada situasi yang memerlukan konsentrasi, earbud dengan peredaman aktif mungkin lebih cocok.
Desain Clip-On Galaxy Buds On Dirancang untuk Kenyamanan
Keunggulan utama dari sisi desain Galaxy Buds On adalah rancangan clip-on yang mengikuti bentuk telinga. Menurut penjelasan perusahaan, proses optimalisasi memanfaatkan kumpulan data telinga berjumlah lebih dari 119 juta. Kumpulan pengukuran tersebut dipadukan dengan pemodelan komputer untuk menyeimbangkan kenyamanan dan kestabilan pemasangan. Melalui pendekatan perancangan ini, Galaxy Buds On ditujukan agar tidak memberikan tekanan berlebihan. Walaupun perancangannya menggunakan banyak data, kenyamanan tetap dapat berbeda pada setiap pengguna.
Untuk karakteristik perangkat, masing-masing unit earbud berbobot 6,65 gram. Bobot tersebut mendukung penggunaan dalam berbagai rutinitas. Samsung juga menyertakan wadah penyimpanan sekaligus pengisi daya. Charging case tersebut memberikan tempat khusus untuk menyimpan dan mengisi daya. Di samping kemudahan penyimpanan, struktur band dibuat agar tetap terpasang dengan baik. Untuk mendapatkan kenyamanan terbaik, pengguna dianjurkan mencoba posisi pemakaian yang tepat. Penempatan perangkat yang benar mengurangi kemungkinan earbud bergeser.
Teknologi Pengurangan Kebocoran Suara Menjadi Fitur Penting
Dalam mendukung kualitas audio, Galaxy Buds On mengandalkan unit speaker TwinBoost 11,3 mm. Sistem speaker tersebut ditujukan agar kualitas audio tetap nyaman dinikmati. Samsung juga menyediakan kemampuan menyesuaikan volume dengan suara di sekeliling. Pengaturan otomatis tersebut bertujuan mempertahankan kenyamanan mendengarkan. Ketika beraktivitas, kondisi ruangan tenang dan jalanan ramai membutuhkan penyesuaian suara yang berlainan. Meski volume dapat menyesuaikan, pengguna perlu menghindari suara terlalu keras.
Tantangan utama earbud terbuka adalah suara musik yang dapat keluar dari area pendengaran pengguna. Sebagai solusi terhadap persoalan tersebut, Samsung menghadirkan Audio Leakage Reduction. Mekanisme yang digunakan memanfaatkan keluaran audio berlawanan pada sisi belakang pengeras suara. Tujuannya adalah membantu menjaga pengalaman mendengarkan lebih personal. Namun teknologi tersebut tidak menjamin suara sepenuhnya tidak terdengar. Pada volume tinggi, kebocoran suara masih berpotensi terjadi. Dengan mempertimbangkan karakter tersebut, pengguna perlu menyesuaikan volume dengan tempat.
Integrasi Ekosistem Galaxy Membawa Pengalaman Audio Lebih Praktis
Di samping mengembangkan desain terbuka, Samsung menambahkan berbagai kemampuan AI pada Galaxy Buds On. Kemampuan yang cukup menarik adalah kemampuan mengaktifkan Gemini Live tanpa menyentuh ponsel. Melalui perintah suara yang didukung, pengguna bisa berinteraksi dengan Gemini Live. Integrasi AI tersebut memberikan kemudahan selama aktivitas bergerak. Dalam penggunaan praktis, seseorang yang melakukan kegiatan rumah dapat meminta informasi tanpa mengetik. Namun demikian, dukungan fitur bergantung pada perangkat serta layanan yang kompatibel.
Perusahaan turut menyediakan kemampuan pencatatan suara cepat. Pengguna dapat menekan dan menahan earbud untuk mulai merekam. Fungsi pencatatan cepat ini memudahkan penyimpanan informasi saat beraktivitas. Sebagai pelengkap, pengguna dapat menggunakan Bixby untuk mencari hasil rekaman. Kemampuan kontrol melalui gerakan kepala juga memberikan metode kendali tambahan. Dalam penerapan tertentu, gerakan kepala ke atas dan bawah dapat menjadi respons menerima, sedangkan gelengan dapat digunakan untuk menolak. Kemampuan lain seperti pengelolaan alarm dan notifikasi membutuhkan perangkat dengan dukungan perangkat lunak tertentu.
Baterai Galaxy Buds On Tahan hingga 38 Jam dengan Charging Case
Ketahanan energi perangkat menjadi salah satu keunggulan Galaxy Buds On. Samsung mengklaim, Galaxy Buds On dapat digunakan untuk pemutaran musik sampai 9,5 jam per pengisian. Dengan bantuan charging case, durasi penggunaan gabungan mencapai maksimum 38 jam. Earbud nirkabel tersebut menggunakan baterai 61 mAh pada masing-masing unit, sedangkan charging case memiliki kapasitas 530 mAh. Walaupun waktu penggunaan tergolong panjang, tidak selalu sama dalam seluruh skenario pemakaian.
Dalam penggunaan di berbagai lingkungan, Galaxy Buds On memiliki tingkat perlindungan IP54 pada bagian earbud. Sertifikasi ketahanan tersebut menunjukkan kemampuan menghadapi kondisi debu serta air tertentu. Namun demikian, perangkat bukan perlengkapan audio untuk penggunaan di kolam renang. Kotak pengisian tidak dinyatakan tahan air. Apabila perangkat terkena air, hindari langsung menyimpannya dalam wadah pengisi daya. Tindakan pencegahan tersebut dapat menjaga kondisi perangkat dalam penggunaan sehari-hari.
Samsung Menawarkan Galaxy Buds On dengan Harga 229 Dolar AS
Produsen elektronik tersebut menyampaikan bahwa Galaxy Buds On dijadwalkan mulai dijual di pasar AS pada awal November 2026. Nilai jual perangkat tersebut adalah 229 dolar AS. Untuk tahap penjualan tersebut, Samsung menawarkan pilihan warna Black. Posisi banderol ini menunjukkan segmentasi produk untuk pengguna yang mengutamakan fitur dan desain. Meski jadwal penjualan Amerika Serikat tersedia, harga dan distribusi di negara lain belum tentu sama. Dengan mempertimbangkan hal tersebut, konsumen sebaiknya memastikan ketersediaan melalui kanal penjualan setempat.
Untuk konsumen yang mempertimbangkan perangkat audio baru, desain terbuka menjadi faktor utama. Galaxy Buds On ditujukan untuk kebutuhan audio tanpa isolasi telinga penuh. Apabila pengguna sering bekerja di tempat ramai, earbud dengan peredaman aktif mungkin lebih sesuai. Selain desain, calon pembeli perlu menilai kesesuaian perangkat dengan ekosistem Galaxy, kebiasaan pengisian ulang, serta penggunaan kontrol hands-free. Melalui penilaian terhadap beberapa aspek ini, konsumen lebih mudah menentukan apakah Galaxy Buds On cocok digunakan.
Kesimpulan: Samsung Menghadirkan Earbud Nyaman untuk Aktivitas Harian
Pengumuman ketersediaan Galaxy Buds On untuk konsumen AS menghadirkan alternatif menarik dalam kategori wearable. Struktur open-ear dengan bobot rendah, speaker TwinBoost, serta fitur pengurangan kebocoran audio membedakan perangkat dari sejumlah earbud konvensional. Di samping fitur audio, integrasi asisten AI Gemini Live, interaksi menggunakan anggukan dan gelengan, serta baterai hingga 38 jam bersama charging case mendukung penggunaan yang lebih fleksibel. Kendati spesifikasinya menarik, perangkat ini memiliki karakter berbeda dari earbud ANC.
Secara keseluruhan, Galaxy Buds On dapat dipertimbangkan oleh konsumen yang membutuhkan earbud terbuka. Desain yang tidak menutup saluran telinga memberikan manfaat tersendiri, terutama ketika berjalan santai. Meski demikian, keselamatan pengguna, harus didukung kebiasaan mendengarkan yang bertanggung jawab. Dalam menentukan pilihan perangkat, nilai jual 229 dolar Amerika Serikat perlu dipertimbangkan bersama fitur dan kenyamanan. Bagaimana menurut Anda, apakah Galaxy Buds On dengan desain open-ear cocok untuk aktivitas harian? Silakan bagikan pendapat dan pengalaman Anda mengenai fitur terbaru Galaxy Buds On.






