Kenapa semir kemudian cat rambut hitam tak dianjurkan di Islam?

DKI Jakarta –
Islam memang sebenarnya mengajarkan tentang kebersihan kemudian perawatan diri, di antaranya perawatan rambut.
Kendati demikian, ada beberapa pendapat ulama yang tersebut menyarankan untuk mencegah pemanfaatan semir serta cat rambut warna hitam untuk mempertahankan penampilan.
Apa alasan menyemir lalu mengecat rambut dengan warna hitam tidak ada dianjurkan di Islam?
Satu hadits yang tersebut diriwayatkan oleh Ibnu Abbas, Rasulullah SAW bersabda,"Pada akhir zaman nanti akan ada kaum yang tersebut mewarnai rambut merek dengan warna hitam seperti tembolok burung merpati, merekan itu tiada akan mencium bau surga." (HR. Abu Daud, An-Nasa'i, MusnadAhmad, kemudian ShohihBukhori).
Dan hal itu dimaknai bahwa tiada dianjurkan untuk menyemir atau mengecat rambut dengan warna hitam.
Selain dianggap mengubah kodrat lalu ciptaan Allah, mewarnai atau menyemir rambut dengan warna hitam tak dianjurkan dengan maksud untuk mengurangi penipuan atau pemalsuan usia.
Islam mengajarkan umatnya untuk menerima kemudian mensyukuri apa yang tersebut sudah Allah berikan.
Meskipun menyemir atau mengecat rambut dengan warna hitam direalisasikan dengan niat yang dimaksud baik untuk kecantikan, bukanlah untuk menipu, akan lebih lanjut baik ditinggalkan.
Namun, tidak berarti menyemir atau mengecat rambut identik sekali dilarang. Beberapa ulama membolehkan pemakaian semir atau cat rambut, sebagaimana disebutkan pada hadits ke bawah ini.
“Dulu kami menyemir uban kami sama-sama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dengan wars kemudian zakfaron.” (HR. Ahmad).
Dalam hadist tersebut, pada waktu menyemir menggunakan wars akan tampak warna kekuning-kuningan, sedangkan menggunakan zakfaron akan tampak warna merah.
Oleh oleh sebab itu itu, bisa saja disimpulkan bahwa menyemir atau mengecat rambut masih diperbolehkan jika tiada melanggar prinsip-prinsip Islam.
Menyemir rambut kemudian mewarnai rambut diperbolehkan asalkan menggunakan pewarna selain hitam, seperti coklat atau merah.
Yang tak kalah pentingnya, gunakanlah bahan-bahan yang mana halal kemudian aman di upaya-upaya mempercantik diri atau menyimpan penampilan.
Artikel ini disadur dari Kenapa semir dan cat rambut hitam tak dianjurkan dalam Islam?






