Profil Mayjen TNI (Purn) Glenny Kairupan, Orang Dekat Prabowo yang mana Jadi Komisaris Garuda

JAKARTA – Nama Glenny Kairupan mencuat setelahnya dirinya ditunjuk sebagai Komisaris PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Kamis (15/8/2024).
Sosok Perwira Tinggi Purnawirawan itu selain moncer pada dunia militer juga dikenal sebagai kawan baik Presiden Terpilih, Prabowo Subianto. Berikut profilnya dirangkum dari berbagai sumber.
Mayor Jenderal TNI (Purn) Glenny Kairupan lahir dalam Manado pada 11 Februari 1949. Diketahui bahwa ia merupakan anak dari pribadi PNS juga keluarganya pernah tinggal di dalam Petojo, Jakarta.
Sempat juga bertetangga dengan mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), Jendera TNI (Purn) AM Hendropriyono menciptakan Glenny terinspirasi lalu semakin bertekad untuk terjun ke dunia militer.
Ia pun masuk Akademi Militer (Akmil) pada tahun 1970, dalam mana teman seangkatannya adalah Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Prabowo Subianto, kemudian Ryamizard Ryacudu.
Dalam karier militernya, Glenny Kairupan mengantongi sertifikat CPL (Commercial Pilot License) serta PPL (Private Pilot License). Ia menjadi pilot TNI AD yang dimaksud kerap dikirim ke wilayah konflik, termasuk Timor Timur.
Di Timor Timur ia menjabat sebagai Wakil Danrem Timtim. Glenny juga pernah mendapat sikap sebagai Danrem 073 Makutaram Salatiga, Asisten Atase Perlindungan dalam Filipina, Danden Intel Kostrad, dan juga Assintel Divisi 1 Kostrad.
Karier militernya semakin moncer pada waktu dirjnya didapuk sebagai Staff Teritorial Angkatan Darat hingga Staff Intelijen di area Badan Penegakan Keselamatan kemudian Sistem Hukum (Crisis Center) Departemen Defense Security selama masa krisis 1998.
Pada 1999, ia ditetapkan sebagai Penasehat Keselamatan pada Satgas P3TT (Pelaksana Penentuan Pendapat dalam Timor Timur) yang dimaksud membantu UNAMET (United Nations Mission in East Timor).
Pasca pensiun dari dunia militer, Glenny bergabung dengan Gerindra, partai yang dimaksud dimiliki salah satu sahabatnya, Prabowo Subianto. Posisinya ketika itu ialah anggota Dewan Pembina. Ia juga masuk pada struktur Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi selama Pilpres 2019 sebagai Direktur Penggalangan.






