PT Bina Karya Optimistis Pembangunan 40 Menara Hunian ASN ke IKN Dimulai Awal 2025
Jakarta – Direktur Utama PT Bina Karya (Persero) Boyke Soebroto berusaha mencapai penyelenggaraan 40 unit menara hunian untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) pada Ibu Daerah Perkotaan Nusantara (IKN) dimulai pada awal 2025. Target tersebut, kata Boyke, akan dicapai lewat skema Kerja Sama pemerintahan juga Badan Usaha (KPBU) yang mana dimotori oleh Konsorsium Garuda Nusantara.
Dia mengatakan, apabila masih bergantung pada Anggaran Pendapatan dan juga Belanja Negara (APBN), pembangunan dalam IKN akan menghabiskan waktu lama. Ia mengungkapkan salah satu inisiatifnya adalah membentuk gabungan dengan model penanaman modal ekuitas.
“Selama itu bergantung pada APBN, sekarang kita berupaya mencari funding. Akan ada beberapa pemodal yang mana berminat berinvestasi serta uangnya dikelola oleh perkumpulan untuk dijadikan ekuiti,” kata Boyke usai menyetujui secara resmi kerja serupa antara PT Bina Karya dan juga Konsorsium Garuda Nusantara ke Ritz Carlton SCBD, Kamis, 25 Juli 2024.
Ia menyatakan pada waktu ini PT Bina Karya dan juga Konsorsium Garuda Nusantara sudah ada menjalin kerja sejenis dengan 40 perusahaan. Dia mengklaim perusahaan-perusahan yang dimaksud menyatakan minat berubah menjadi pendana dengan skema ekuitas untuk perkembangan di IKN.
Kendati demikian, kata dia, para penanam modal masih ragu menanamkan modalnya di IKN. Salah satu alasannya adalah kegelisahan minimnya jumlah total penduduk di IKN.
Maka dari itu, langkah awal yang diupayakan PT Bina Karya selaku badan bisnis milik Otorita IKN adalah merampungkan 40 menara untuk hunian ASN. Boyke bilang awalnya akan ada 211 menara yang dimaksud dibangun. Selain untuk ASN, hunian yang disebutkan juga diperuntukan untuk pekerja dalam sektor swasta.
Ia menyebutkan, dari 211 target menara hunian itu, ketika ini baru dua unit yang digunakan selesai. “Itu hanya saja sanggup menampung 1.700 ASN saja,” katanya. Dia mengatakan, pasca pengerjaan hunian selesai, pemerintah akan memindahkan 36 ribu ASN ke IKN.
Adapun untuk pengerjaan 40 menara hunian ASN, Boyke menyatakan masih di penyusunan studi kelanjutan. “Sekali lagi ini sedang proses.Tapi perbedaan KPBU dalam IKN adalah mampu enam bulan selesainya hingga kontrak ya, kita targetnya itu,” ujarnya.
Artikel ini disadur dari PT Bina Karya Optimistis Pembangunan 40 Menara Hunian ASN di IKN Dimulai Awal 2025




