Gibran Dinilai Perlu Buka Suara mengenai Fufufafa

JAKARTA – Wakil Presiden Terpilih 2024-2029 Gibran Rakabuming Raka dinilai perlu menerbitkan pengumuman menanggapi banyaknya netizen yang menduga akun Kaskus Fufufafa adalah miliknya. Diketahui, Fufufafa trending topic pada media sosial X (sebelumnya Twitter).
“Saya sih melihat, ya harus dicek dulu akunnya punya Gibran atau bukan. Kalau memang benar iya, ya jangan ditutup-tutupi. Kalau memang benar iya, ya mengaku saja,” kata Pengamat Politik dari Universitas Al-Azhar Indonesia Ujang Komarudin untuk SINDOnews, Hari Senin (9/9/2024).
Namun, Ujang menilai perlunya menjaga kekondusifan. “Kalau memang benar itu akunnya Gibran, ya warga berhak melaporkan, apalagi kalau ada unsur pidananya atau penghinaannya. Oleh sebab itu, harus dicek dahulu secara objektif secara jujur akun itu milik Gibran atau bukan,” ungkapnya.
Diberitakan sebelumnya, akun Kaskus Fufufafa yang digunakan banyak menulis komentar mencela Prabowo Subianto kemudian keluarga padat diperbincangkan dalam media sosial. Tidak sedikit netizen yang menduga pemilik akun yang disebutkan adalah putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi), Gibran Rakabuming Raka.
Istana Kepresidenan pun menyingkap suara. Staf Khusus Presiden Grace Natalie menyatakan bahwa tudingan bahwa Gibran pemilik akun Kaskus Fufufafa belum pasti benar. “Kan belum pasti ya, enggak tahu punya beliau atau enggak,” kata Grace terhadap wartawan di area Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (3/9/2024).
Politikus PSI ini akan melakukan konfirmasi terlebih dahulu. “Dipastikan dulu,” pungkasnya.
Diketahui, komentar negatif akun Kaskus Fufufafa untuk Prabowo terjadi pada periode 2014-2019. Pada Pilpres 2014 dan juga 2019, Prabowo menjadi lawan Jokowi. Pada Pilpres 2014, Prabowo berpasangan dengan Hatta Rajasa melawan Jokowi bersatu Jusuf Kalla (JK).
Sedangkan Pilpres 2019, Prabowo berduet dengan Sandiaga Uno melawan Jokowi-Ma’ruf Amin. Pada Pilpres 2024, Prabowo kemudian Gibran ditetapkan sebagai pemenangnya dan juga akan dilantik sebagai Presiden kemudian Wakil Presiden pada 20 Oktober mendatang.




