Uji Coba Makan Bergizi Gratis, Pemanfaatan Kemasan Plastik Dikritik hingga Soal Menu
Jakarta – Di Solo, Jawa Tengah tiga sekolah dasar negeri di Kecamatan Jebres berubah menjadi tempat pelaksanaan uji coba inisiatif makan bergizi gratis. Uji coba ini akan dikerjakan dalam tempat lain. Wakil presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka juga meninjau pelaksanaan acara makan bergizi gratis ini. Setelah uji coba ke Solo, Surabaya akan berubah menjadi target berikutnya untuk pelaksanaan uji coba makan bergizi gratis.
1. Kemasan Plastik
Makan bergizi gratis yang mana pada waktu ini sedang dicoba mendapat kritik terkait kemasan makanan yang tersebut menggunakan plastik. Menanggapi hal itu, Gibran mengatakan, kemasan plastik digunakan belaka untuk sementara pada masa uji coba.
“Ada masukan packaging masih plastik juga lain-lain, pertimbangan biar makanan bisa jadi dibawa pulang. Tapi kalau masukan harus memakai piring atau stainless steel, itu bisa. Sekali ini, ini uji coba,” kata Gibran pada Jumat, 26 Juli 2024.
2. Evaluasi
Wakil presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka meninjau hari kedua penyelenggaraan uji coba makan bergizi gratis ke SD Negeri Tugu, Kecamatan Jebres, Solo, Jawa Tengah, pada Jumat, 26 Juli 2024.
“Uji coba ini akan berjalan 3 bulan. Tentunya, kami akan banyak terima evaluasi guru, wali kota, khalayak tua siswa, siswa sendiri, komite ahli gizi, kami siap. Untuk cost Rp15 ribu, hampir sejenis dengan dalam Sentul kemarin Rp14.500. Tidak ada di dalam nomor Rp7.500 ya. Karena untuk generasi muda, anak-anak, kita bukan boleh pelit,” kata Gibran.
3. Surabaya
Setelah uji coba pada Solo, Gibran Rakabuming Raka mengatakan, Surabaya akan berubah jadi target berikutnya untuk penyelenggaraan uji coba makan bergizi gratis. “Nanti misalnya, akan kami coba di dalam Surabaya, Surabaya juga akan masih jalan setiap kota cost-nya beda. Itu enggak kesulitan mungkin saja ada penyesuaian pada menu ayamnya, sayurnya, diganti ikan, diganti telur, menyesuaikan komoditas pada tiap daerah,” kata Gibran, Jumat, 26 Juli 2024.
4. Menu
Dalam uji coba yang dimaksud direalisasikan ke Solo, terdapat dua menu atau dua jenis paket makanan yang mana disediakan oleh SDN Tugu, yaitu menu paket pertama yang digunakan berisi nasi putih, ayam goreng filet tepung, oseng sawi, kemudian susu. Menu paket kedua berisi nasi putih, chicken steak, saus mushroom, salad, serta susu.
Dari beberapa menu yang dimaksud diberikan, Wali Pusat Kota Solo, Teguh Prakosa juga menegaskan terkait anggaran yang tersebut akan direalisasikan untuk makan bergizi gratis setiap anak sebesar Rp15 ribu. “Untuk per porsi kemungkinan besar Rp15 ribu seperti uji coba di dalam kedudukan kemarin,” katanya, pada Jumat, 26 Juli 2024.
5. Subsidi Dana dari CSR
Ketika uji coba makan bergizi gratis ke Solo, Teguh Prakosa mengungkapkan, pendanaan anggaran uji coba inisiatif makan bergizi gratis ini bersumber dari Corporate Social Responsibility atau CSR perusahaan swasta.
Teguh mengatakan, kerja serupa CSR paling sejumlah pada lakukan pada Kecamatan Jebres. “Kenapa ke Jebres, yang dimaksud sudah ada kerja serupa CSR paling banyak di dalam sana. Mereka yang tersebut dipilih yang digunakan sudah ada terkurasi, makanya pilih pada sana,” katanya, pada Jumat, 26 Juli 2024.
ADINDA ALYA IZDIHAR | SEPTIA RYANTHIE
Artikel ini disadur dari Uji Coba Makan Bergizi Gratis, Penggunaan Kemasan Plastik Dikritik hingga Soal Menu




