Ramai dibahas di medsos, apa Itu NPD juga bagaimana mengenalinya?

Ibukota – Belakangan ini, banyak dibicarakan tentang Narcissistic Personality Disorder (NPD) atau masalah kepribadian narsistik pada media sosial.
NPD adalah keadaan mental pada mana seseorang mempunyai rasa percaya diri yang mana berlebihan, selalu membutuhkan perhatian dan juga ingin dikagumi oleh pendatang lain. Sayangnya, di balik sikap percaya diri tersebut, mereka itu banyak kali merasa tak aman lalu sangat sensitif terhadap kritik.
Gangguan kepribadian ini dapat berdampak negatif pada berubah-ubah aspek kehidupan, seperti hubungan sosial, pekerjaan, hingga keuangan. Orang dengan NPD kerap kali merasa kecewa atau frustrasi ketika tidak ada mendapatkan perlakuan istimewa yang dimaksud dia anggap layak. Akibatnya, mereka cenderung miliki hubungan yang digunakan tak sehat walafiat lalu sulit menjalin kedekatan dengan khalayak lain.
Ciri-ciri NPD
Menurut American Psychiatric Association (APA), seseorang dengan NPD memiliki pola pikir lalu perilaku yang mana menunjukkan:
- Merasa diri lebih besar hebat dibandingkan dengan penduduk lain, banyak kali melebih-lebihkan pencapaian juga bakat.
- Terobsesi dengan kesuksesan, kekuasaan, kecantikan atau hubungan ideal.
- Percaya bahwa cuma orang-orang spesial atau berstatus besar yang dapat mengerti dirinya.
- Membutuhkan pujian kemudian pengakuan secara berlebihan.
- Memiliki rasa superioritas juga merasa berhak diperlakukan istimewa.
- Memanfaatkan penduduk lain untuk kepentingan pribadi.
- Kurangnya empati dan juga sulit menyadari perasaan khalayak lain.
- Sering merasa iri terhadap pemukim lain atau percaya bahwa pendatang lain iri terhadapnya.
- Memiliki sikap arogan serta suka meremehkan pemukim lain.
Jenis-jenis narsistik
Gangguan kepribadian narsistik mempunyai beberapa tipe, dalam antaranya:
1. Narsistik tampak (Grandiose Narcissism)
Tipe ini menunjukkan sikap percaya diri yang digunakan berlebihan, cenderung arogan, kompetitif, lalu suka merendahkan pendatang lain. Mereka juga tidak ada memiliki empati lalu senang mengintimidasi pemukim lain demi keuntungan pribadi.
2. Narsistik terselubung (Covert Narcissism)
Berbeda dengan narsistik tampak, tipe ini tambahan pendiam dan juga bukan secara terbuka menunjukkan keunggulannya. Namun, mereka terus merasa lebih lanjut baik dari khalayak lain, membutuhkan validasi, dan juga cenderung memposisikan diri sebagai korban pada saat tidak ada mendapat pengakuan yang mereka itu inginkan.
3. Narsistik antagonistik (Antagonistic Narcissism)
Tipe ini memiliki kesamaan dengan narsistik tampak, tetapi tambahan cenderung mengambil keuntungan dari pemukim lain tanpa rasa bersalah. Mereka sulit memaafkan, suka berdebat, lalu terus-menerus ingin menang di setiap situasi.
4. Narsistik prososial (Communal Narcissism)
Tipe ini kerap melakukan perbuatan baik, tetapi bukanlah lantaran niat tulus, melainkan untuk mendapatkan perhatian dan juga pengakuan dari khalayak lain. Mereka ingin dipuji dan juga divalidasi agar merasa bangga pada diri sendiri.
Cara mengenali juga menghadapi NPD
Orang dengan gangguan mental kepribadian narsistik banyak kali bukan menyadari atau tak mengakui permasalahan yang tersebut merek miliki. Jika Anda merasa mempunyai hubungan dengan seseorang yang tersebut menunjukkan tanda-tanda NPD, penting untuk merawat batasan, tidaklah mudah-mudahan terpengaruh oleh manipulasi dan juga mencari dukungan emosional dari orang-orang terpercaya. Dalam beberapa kasus, penyembuhan psikologis dapat membantu merek mengerti pola pikir lalu perilaku yang dimaksud lebih banyak sehat.
NPD bukanlah sekadar sifat egois atau percaya diri berlebihan, melainkan gangguan psikologis yang dapat berdampak besar pada hidup seseorang serta orang-orang ke sekitarnya. Mengenali tanda-tandanya dapat membantu kita lebih tinggi bijak di berinteraksi kemudian memahami bagaimana menghadapi individu dengan gangguan jiwa ini.
Artikel ini disadur dari Ramai dibahas di medsos, apa Itu NPD dan bagaimana mengenalinya?






