Bacaan doa pada saat mengawasi Ka’bah sesuai sunnah Rasulullah SAW

Ibukota Indonesia – Ka'bah merupakan pusat kiblat juga simbol keagungan umat Muslim di dalam seluruh dunia. Salah satu momen yang tersebut sangat istimewa pada pelaksanaan ibadah ialah pada waktu meninjau Ka'bah secara langsung.
Saat Anda mengamati Ka'bah, dianjurkan untuk membaca doa khusus yang tersebut dikenal sebagai "Doa Saat Melihat Ka'bah" sebagai ungkapan kekaguman lalu harapan.
Doa ini, sebagai doa memohonkan permohonan terhadap Allah SWT agar mengabulkan segala hajat kemudian doa umat-Nya.
Biasanya, doa ini dibaca oleh jamaah ketika memasuki Masjidil Haram kemudian mengawasi Ka'bah untuk pertama kalinya. Berikut adalah bunyi doa tersebut:
اللَّهُمَّ زِدْ هَذَا الْبَيْتَ تَشْرِيفًا وَتَعْظِيمًا وَتَكْرِيمًا وَمَهَابَةً، وَزِدْ مَنْ شَرّفَهُ وَكَرّمَهُ مِمَّنْ حَجَّهُ أَوِاعْتَمَرَهُ تَشْرِيفًا وَتَكْرِيمًا وَتَعْظِيمًا وَبِرًّا
Allāhumma zid hādzal bayta tasyrīfan wa ta‘zhīman wa takrīman wa mahābatan, wa zid man syarrafahū wa karramahū min man hajjahū aw i’tamarahū tasyrīfan wa takrīman wa ta‘zhīman wa birran.
Artinya, “Ya Allah, tambahkan kemuliaan, keagungan, kehormatan, serta kehebatan pada Baitullah ini. tambahkan juga kemuliaan, kehormatan, keagungan, serta kebaikan untuk orang-orang berhaji atau berumrah yang digunakan memuliakan serta menghormati Ka’bah,”.

Dalam kitab karya Imam An-Nawawi, Al-Idhah fi Manasikil Hajj di Hasyiyah Ibni Hajar alal Idhah, hal. 109. Imam An-Nawawi menyarankan agar pasca membaca doa sebelumnya, seseorang yang mana mengawasi Ka'bah melanjutkan dengan doa berikut ini.
اَللَّهُمَّ أَنْتَ السَّلاَمُ، وَمِنْكَ السَّلَامُ، فَحَيِّنَا رَبَّنَا بِالسَّلَامِ
Allāhumma antas salām, wa minkas salām, fa hayyinā rabbanā bis salām.
Artinya, “Ya Allah, Engkau adalah keselamatan. Dari-Mu keselamatan berasal. Wahai Tuhan kami, berikan kehormatan pada kami melalui keselamatan,”
Tak belaka doa tersebut, Imam An-Nawawi menganjurkan agar seseorang yang dimaksud meninjau Ka'bah berdoa untuk segala keperluan dunia kemudian akhirat, sebab ketika itu pintu langit terbuka. Namun, yang tersebut paling utama untuk memohon ampunan Allah pasca membaca doa tersebut.
Dengan adanya doa ini, diharapkan setiap umat Muslim dapat merasakan kedekatan yang mana lebih lanjut pada dengan Allah kemudian mendapatkan keberkahan dari perjalanan ibadah mereka.
Artikel ini disadur dari Bacaan doa ketika melihat Ka’bah sesuai sunnah Rasulullah SAW






