Trump pilih Boeing untuk bangun jet tempur generasi berikutnya Negeri Paman Sam

Washington – Presiden Donald Trump memutakhirkan rencana pengembangan jet tempur generasi berikutnya dengan memberikan kontrak terhadap Boeing Co. sebagai upaya mempertahankan supremasi udara Amerika Serikat ke sedang peningkatan pesat kekuatan militer China.
Trump menciptakan pengumuman tentang pengembangan jet tempur itu dalam Ruang Oval, Gedung Putih, Jumat, dengan Menteri Defense Pete Hegseth yang dimaksud mengutarakan langkah itu mengirim arahan yang sangat secara langsung juga jelas terhadap sekutu bahwa Negeri Paman Sam tak meninggalkan mereka.
Hegseth menambahkan, rencana itu berubah menjadi peringatan keras bagi musuh-musuh Negeri Paman Sam bahwa Paman Sam akan dapat memproyeksikan kekuatannya di dalam seluruh bumi tanpa hambatan untuk generasi yang mana akan datang.
Beberapa detail program, yang mana dikenal sebagai wadah Dominasi Atmosfer Generasi Berikutnya itu, telah lama terungkap.
Boeing mengalahkan Lockheed Martin Corp. untuk kontrak jet tempur generasi keenam Angkatan Atmosfer AS, yang mana disebut F-47, yang tampaknya namanya mengacu terhadap Trump sebagai presiden ke-47 Amerika Serikat.
Trump, yang tersebut juga merupakan presiden ke-45 sebelum kembali ke Gedung Putih pada Januari 2025, mengutarakan terhadap wartawan bahwa pesawat masa depan itu akan menjadi sesuatu yang mana belum pernah terlihat sebelumnya "dalam hal semua atribut jet tempur," mulai dari kecepatan hingga kemampuan manuver hingga muatannya.
"F-47 akan bermetamorfosis menjadi pesawat paling canggih, paling berkemampuan, lalu paling mematikan yang dimaksud pernah dibuat," kata Trump.
"Versi eksperimental pesawat yang disebutkan sudah diam-diam diterbangkan selama hampir lima tahun, serta kami yakin bahwa pesawat itu sangat jauh lebih lanjut unggul daripada kemampuan negara lain mana pun."
Ia mengemukakan armada pesawat baru, yang dimaksud dilengkapi dengan "teknologi siluman canggih" itu, akan dibangun selama masa jabatan keduanya.
Ketika pemerintahan Trump mengambil langkah lebih banyak lanjut di pengembangan pesawat tersebut, yang digunakan nantinya akan terbang didampingi dengan pesawat nirawak pendamping, Tiongkok dilaporkan telah dilakukan memproduksi kemajuan di mengembangkan pesawat tempur tanpa ekor generasi berikutnya yang digunakan secara bukan resmi dikenal sebagai J-36.
Trump mengemukakan Amerika Serikat akan terbuka untuk mengirimkan versi F-47 yang dimaksud diturunkan ke sekutu tertentu.
"Kami ingin mengempiskan pengaruh merekan sekitar 10 persen, yang dimaksud kemungkinan besar masuk akal, sebab suatu hari nanti, mungkin saja dia tidak sekutu kami, bukan?" katanya.
Sumber: Kyodo
Artikel ini disadur dari Trump pilih Boeing untuk bangun jet tempur generasi berikutnya AS




