UMKM Termasuk Penerima Manfaat, Laznas MAI Beberkan Capaian Pengelolaan Dana Zakat 2023

JAKARTA – Laznas Mandiri Amal Insani (MAI) mencatatkan pencapaian penting sepanjang tahun 2023, yang diinformasikan pada Public Expose. Acara ini tiada cuma menjadi turnamen berbagi informasi dan juga capaian, tetapi juga mempererat silaturahmi serta mengokohkan komitmen MAI untuk terus berkontribusi di memulai pembangunan rakyat melalui kolaborasi berbagai pihak untuk memberi dampak baik bagi Indonesia.
Capaian MAI di tempat 2023
Penghimpunan Dana ZIS mengalami peningkatan dalam 2023, usai MAI dipercaya untuk mengatur dana ZIS sebesar Rp57.540.155.708,-, jumlah keseluruhan yang dimaksud meningkat 26% dari penghimpunan tahun 2022.
Tercatat ada sebanyak 7.132 donatur mempercayakan dana ZIS mereka itu terhadap MAI, dimana hitungan yang dimaksud meningkat 13% dari total donatur tahun 2022 yang berjumlah 6.337.

Selain itu MAI telah lama menyalurkan dana Rp52.702.672.316,- melalui lima pilar acara (Pendidikan, Ekonomi, Kesehatan, Dakwah & Advokasi juga Sosial Kemanusiaan), meningkat 36% dari penyaluran tahun 2022 sebesar Rupiah 38.641.630.991,-.
Penerima Manfaat
Pada tahun 2023, MAI sudah menyalurkan dana ZIS untuk 204.705 penerima khasiat tersebar pada 29 Provinsi juga terdistribusi ke 44.137 yatim dhuafa, 47 bedah rumah dhuafa, 212 ekonomi pesantren, 1.500 pemberdayaan UMKM , 40 pemberdayaan Desa juga membantu melahirkan generasi emas 2045 melalui beasiswa rutin serta non rutin yang mana sudah pernah diterima oleh 15.854 anak muda Indonesia.
Ditekankan bahwa MAI berikrar untuk terus meningkatkan transparansi kemudian akuntabilitas pada setiap kegiatan yang digunakan dijalankan. Keberhasilan yang tersebut diraih adalah hasil dari kerja keras, dedikasi, juga kerjasama solid dari seluruh anggota yayasan, mitra, lalu pendukung.
“Mengangkat tema Kerjasama Sosial untuk Negeri yang mana berarti MAI Foundation melanjutkan tema yang dimaksud berkesinambungan dari tahun sebelumnya yang bertemakan “Mandiri serta Tumbuh Bersama Ekosistem Kebaikan” yang dimaksud mana Public Expose tahun ini merupakan wujud implementasi yang tersebut sudah direalisasikan oleh MAI Foundation selama tahun 2023 yang terus menguatkan kolaborasi dan juga berkembang mandiri Bersama Mandiri group yang mempunyai tujuan utama yakni memberikan khasiat seluas luasnya untuk negeri,” ungkap Ketua Yayasan Mandiri Amal Insani Bily Arkan, di area Jakarta, Kamis (15/8/2024).
Rencana Tahun 2024
Pada tahun 2024, MAI berencana untuk memperluas jangkauan program-programnya melalui kerjasama yang digunakan lebih besar erat dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah, NGO, juga komunitas-komunitas lokal.
Sinergi ini diharapkan dapat meningkatkan kekuatan upaya di mewujudkan inovasi positif yang mana berkelanjutan. Melalui pendekatan yang dimaksud inklusif juga kolaboratif, MAI bertujuan untuk menghadirkan solusi yang lebih besar efektif kemudian berdampak luas.
Inovasi dan juga Adaptasi
Dalam era yang terus berubah, MAI menyadari pentingnya pengembangan di setiap langkah yang dimaksud diambil. MAI bertekad untuk terus beradaptasi kemudian mencari cara-cara baru di memberikan sumbangan yang mana lebih tinggi besar. MAI harus menjadi pelopor pada menciptakan program-program yang tersebut relevan juga sesuai dengan keperluan zaman.
MAI percaya bahwa untuk mendirikan kebermanfaatan sosial untuk Negeri, kolaborasi adalah kunci. Semua lembaga, baik filantropi, swasta, pemerintahan, maupun media, miliki peran penting pada berkontribusi untuk kemajuan bangsa juga peningkatan kesejahteraan Komunitas di tempat Indonesia.
Dengan bekerja sejenis sepenuh hati, segala tantangan akan terasa lebih besar ringan. Sinergi ini tidaklah hanya saja menciptakan program-program yang tersebut kita jalankan tambahan efektif serta efisien, tetapi juga meyakinkan bahwa dampak positifnya dapat dirasakan oleh seluruh lapisan Masyarakat.
Sebagai informasiLAZNAS Mandiri Amal Insani (MAI) adalah lembaga sosial yang berazam untuk mengatur dana sosial Islam dengan profesional dan juga amanah. MAI menjalankan berbagai inisiatif di bidang Pendidikan, Ekonomi, Kesehatan, Dakwah & Advokasi dan juga Sosial Kehumaniteran untuk meningkatkan kesejahteraan Masyarakat.




